Ketua DPD FWJI Minta APH Periksa Kades dan Ketua BUMDes Cijengkol

indocorners.com Sukabumi – Ribuan Ayam Petelur milik BUMDes Motekar Desa Cijengkol Kecamatan Caringin, Kabupaten Sukabumi diduga raib tanpa kejelasan. Yang mana dana tersebut dialokasikan melalui anggaran ketahanan pangan tahun 2025 senilai 239 juta yang digadang-gadang bakal mampu mendorong meningkatkan ekonomi di Desa Cijengkol.

Ironisnya terkait raibnya ribuan ayam tersebut, mereka berdalih semua ayam itu mati dan mengklaim UPTD Dinas Peternakan pun sudah mengeluarkan surat berita acara kematian, faktanya Dinas Peternakan membantah tidak pernah mengeluarkan surat berita acara kematian.

Seperti halnya yang disampaikan Camat Caringin, Ridwan Agus Mulyawan, saat di konfirmasi via Pesan WhatsApp pada Jum’at 21 Agustus 2026 mengatakan bahwa, kaitan masalah kematian ribuan ayam petelur milik BUMDes Motekar Desa Cijengkol itu sudah dibuatkan berita acara kematiannya oleh UPTD Dinas Peternakan Cibadak.

“Setelah dilakukan monev ke BUMDes Motekar Desa Cijengkol terkait peternakan ayam itu mati yang dilampiri surat berita acara kematian dari UPTD peternakan Cibadak,” Kata Camat.

Sementara, Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Sukabumi, Asep Kurnadi, membantah pihaknya mengeluarkan berita acara kematian ribuan ayam petelur di Desa Cijengkol.

“Kami tidak pernah mengeluarkan berita acara kematian, toh ketika kami monitoring ayam ayam di peternakan tersebut sudah tidak ada satupun, yang kami buat adalah berita acara monitoring dan perlu diketahui Dinas Peternakan dalam hal ini hanya pelayanan saja tidak ada intervensi apapun,” Tegasnya.

Ketua DPD Forum Wartawan Jaya Indonesia (FWJI) Hary Akbar, ikut menyoroti “Hal tersebut dimana Ketua BUMDes dan Camat Caringin membuat gaduh dengan memberikan keterangan fiktif dan mengkambing hitamkan Dinas Peternakan Kabupaten Sukabumi,” Paparnya

Lanjut Hary,” Dalam hal ini Ketua BUMDes, Kepala Desa Cijengkol serta Camat, harus memberikan klarifikasi untuk keterbukaan dan transparansi publik biar terang benderang permasalahan ini,” Ucapnya

Hingga ditayangkan berita ini baik Ketua BUMDes maupun Kepala Desa Cijengkol belum memberikan keterangan pasalnya saat di konfirmasi oleh awak media sulit di hubungi.

( Hari Akbar )

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *