8mdocorners.com|Sumbar, Keindahan Pantai Padang yang menjadi primadona wisata di Sumatera Barat belakangan ini terusik oleh ulah oknum tak bertanggung jawab. Maraknya praktik pungutan liar (pungli) mulai dari tarif parkir yang mencekik hingga paksaan biaya jasa tertentu membuat para wisatawan merasa tidak nyaman. Menanggapi keresahan yang viral di tengah masyarakat ini, DPRD Kota Padang secara tegas mendesak Pemerintah Kota (Pemko) Padang untuk segera turun tangan melakukan penertiban dan pembenahan di kawasan tersebut.
Pihak DPRD menekankan bahwa Pantai Padang adalah wajah dari pariwisata ibu kota provinsi, sehingga kenyamanan pengunjung harus menjadi prioritas utama. Jika praktik pungli dibiarkan berlarut-larut, dikhawatirkan citra pariwisata Kota Padang akan merosot dan wisatawan akan enggan untuk kembali berkunjung. Dewan meminta dinas terkait, seperti Dinas Pariwisata dan Dinas Perhubungan, untuk berkoordinasi lebih erat dengan pihak keamanan guna memberantas oknum-oknum “nakal” yang merusak suasana liburan pengunjung.
Selain penindakan tegas, Pemko Padang juga didorong untuk memasang papan informasi tarif yang jelas di titik-titik strategis agar wisatawan tidak menjadi sasaran empuk oknum pungli. Dengan adanya transparansi biaya—baik untuk parkir maupun sewa fasilitas pantai—wisatawan akan merasa lebih terlindungi. Harapannya, dengan langkah berani dari pemerintah, Pantai Padang bisa kembali menjadi tempat wisata yang ramah, aman, dan menyenangkan bagi siapa saja yang ingin menikmati deburan ombak dan keindahan matahari terbenam tanpa rasa khawatir.**











