Indocorners.com|Pemerintah Kabupaten Tanah Datar menerima bantuan senilai Rp17 miliar dari Kementerian Pertanian (Kementan) untuk kegiatan Optimasi Lahan Non Rawa (Sawah). Bantuan ini disalurkan dalam tiga tahap melalui Dinas Pertanian kepada kelompok tani.
Kepala Dinas Pertanian Tanah Datar, Sri Mulyani, menjelaskan program ini bertujuan meningkatkan indeks pertanaman dan produktivitas padi dengan penataan sistem pengairan serta lahan. “Target kegiatan Oplah tahun 2025 mencakup 3.140 hektare, terdiri dari pekerjaan konstruksi sumber air dan bantuan pengolahan lahan sawah,” ujarnya di Indo Jolito, Senin (15/9/2025).
Menurut Sri, tahap pertama mencakup 675 hektare dengan dana sudah masuk ke rekening kelompok tani sejak Agustus dan mulai dikerjakan 1 September. Tahap kedua seluas 1.325 hektare telah ditandatangani kontrak hari ini, sementara tahap ketiga mencakup 1.140 hektare dan sedang dalam proses survei oleh tim Universitas Andalas.
Bupati Tanah Datar Eka Putra menyambut baik bantuan tersebut sebagai bentuk kepedulian pemerintah pusat terhadap petani. la menegaskan pemerintah daerah akan terus mendukung penuh kelompok tani agar kuat, mandiri, dan berdaya saing.
“Pesan saya, manfaatkan bantuan ini dengan serius dan jangan sampai membuat kelompok terpecah belah. Tetap jaga keterbukaan dan kebersamaan, insyaAllah bantuan akan terus mengalir,” kata Eka.**











