Daerah  

Oknum Polantas Gowa Lindungi Komunitas G36,Begini Caranya

Indocorners.com| Gowa, Dugaan praktik Setoran yang melibatkan oknum anggota Polisi Lalu Lintas (Polantas) Polres gowa mencuat ke publik. Seorang anggota Komunitas mobil Travel bernama G 36 mengungkap adanya aliran Iuran bulanan yang disebut-sebut berujung pada perlindungan hukum di jalan raya.

Pengakuan tersebut disampaikan oleh AN (28), salah satu anggota komunitas G 36. Ia menyebut setiap anggota diwajibkan membayar iuran bulanan sebesar Rp50 ribu, terlepas dari ada atau tidaknya penumpang.

“Dapat atau tidak penumpang, wajib bayar iuran anggota sebesar Rp50 ribu per bulan. Ketua G 36 itu Daeng RK asal Jeneponto. Total anggota 60 lebih, tandanya ada stiker G 36 di depan atau belakang mobil,” ucap AN, Senin (15/12/2025).

Dalam pengakuannya, AN juga menyebut nama seorang oknum Polantas Gowa berinisial SFR yang diduga menerima setoran dari komunitas tersebut. Menurutnya, keberadaan SFR menjadi semacam “tameng” bagi anggota G 36 saat beroperasi di jalan.

“Polantas namanya SFR tugas di Gowa menerima setoran. Kalau sebagai anggota komunitas tidak ditilang. Kalau ada yang ditilang, sisa telpon pak Ketua, lalu Ketua telpon Pak SFR agar diurus,” tambahnya.

Tak hanya itu, AN mengungkap adanya perlakuan istimewa bagi anggota komunitas, termasuk pembiaran terhadap kendaraan yang melanggar aturan lalu lintas, khususnya terkait kelebihan muatan.

“Kalau bayar iuran, biar buka bagasi dan ada lagi muatan di atasnya mobil, amanmi itu pak. Biar full muatan karena ada pak SFR,” terangnya.

Bagi anggota yang tidak memenuhi kewajiban iuran, disebutkan ada sanksi internal berupa pencabutan atribut komunitas.

“Tutup buku tiap tanggal 18. Kalau tidak mau bayar iuran, cabut stiker G 36,” tambahnya.

AN juga mengungkap dugaan praktik intimidasi di lapangan. Ia menyebut bahwa kendaraan travel yang tidak tergabung dalam komunitasnya SFR, kerap menjadi sasaran penindakan.

“Kalau tidak ikut komunitas pak SFR, pasti pak SFR yang ambil (tilang),” tutupnya.

Menanggapi tudingan tersebut, SFR membantah keras seluruh tuduhan yang diarahkan kepadanya. Saat dikonfirmasi awak media, ia menegaskan tidak memiliki hubungan khusus dengan komunitas G 36 dan menolak disebut menerima setoran.**

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *