Surpres 30 September Tentang Pemberhentian Dan Pengangkatan Kapolri Baru

Indocorners.com|JAKARTA, Kamis (1/10/2026) – Presiden Prabowo Subianto resmi memberhentikan Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dari jabatan Kapolri dan menunjuk Komjen Pol Suyudi Ario Seto sebagai penggantinya.

Keputusan itu tertuang dalam Surat Presiden Nomor R57/Surpres/09/2026 tertanggal 30 September 2026 yang disampaikan ke DPR RI. Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah menerima surpres pemberhentian sekaligus penunjukan Komjen Suyudi sebagai calon tunggal Kapolri.
Fit and Proper Test & Persetujuan DPR
Komisi III DPR RI langsung menggelar uji kelayakan dan kepatutan pada Kamis pagi (1/10/2026). Dalam presentasinya, Komjen Suyudi memaparkan visi “Polisi Bersama Masyarakat” dan program 100 hari pertama.

Program itu dibagi 3 tahap: 30 hari pertama untuk konsolidasi internal, 30 hari kedua untuk percepatan pelayanan dan penanganan kasus, serta 40 hari terakhir memastikan implementasi sampai tingkat Polsek. Prioritas penegakan hukum mencakup pemberantasan pungli, suap, kasus rekayasa, backing ilegal, kekerasan sewenang-wenang, narkoba, premanisme, kejahatan jalanan, tawuran, debt collector, judi online, hingga penipuan digital.

Usai uji kelayakan, Komisi III DPR RI menyetujui Komjen Suyudi secara aklamasi. Hasilnya dibawa ke Rapat Paripurna dan disetujui seluruh fraksi. Ketua DPR Puan Maharani menyatakan pelantikan akan dilakukan Presiden di Istana Negara hari ini agar tidak terjadi kekosongan jabatan.

Usai diberhentikan sebagai Kapolri, Listyo Sigit Prabowo diangkat menjadi Kepala Staf Kepresidenan mulai 1 Oktober 2026.
Profil Singkat Komjen Pol Suyudi Ario Seto • Nama lengkap: Komisaris Jenderal Polisi Dr. (H.C) Suyudi Ario Seto, S.I.K., S.H., M.Si. • Lahir: Jakarta, 14 Juli 1973 • Keluarga: Menikah dengan Dewi Yuali, dikaruniai 2 anak. • Pendidikan: Akpol 1994 seangkatan dengan Ferdy Sambo, PTIK, SESPIM, SESPIMTI, S-2 Kajian Ilmu Kepolisian UI Rekam Jejak Karier
Suyudi Ario Seto memiliki karier panjang di kepolisian. Beberapa jabatan strategis yang pernah diemban:
• Reserse: Kanit II Resmob Polda Metro Jaya, Kasat Reskrim Polres Metro Jaksel, Kanit Jatanras Polda Metro Jaya, Kasat Reskrim Polres Metro Jakbar, Kanit Resmob Bareskrim Polri, Dirreskrimum Polda Metro Jaya (2019), Wadirtipideksus & Wadirtipidsiber Bareskrim Polri (2020) • Kewilayahan: Kapolsek Metro Pasar Minggu, Tanah Abang, Penjaringan; Kapolres Majalengka (2014), Kapolres Bogor (2015), Wakapolres Metro Jakbar (2016), Kapolresta Bogor Kota (2016), Kapolres Metro Jakpus (2017) • Pimpinan: Wakapolda Metro Jaya (2023), Kapolda Banten (2024), Kadiv Propam Polri, hingga Kepala BNN sejak 25 Agustus 2025
Dalam uji kelayakan, Suyudi menegaskan 6 prinsip operasional: tidak arogan, tidak membohongi dan menyakiti masyarakat. Ia juga menekankan Polri tidak akan mengambil alih fungsi kementerian/lembaga lain, melainkan menjaga ruang aman pembangunan, memberi kepastian hukum, melindungi masyarakat, dan menindak pidana.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *