Seorang Petugas Kepolisian Jadi Korban Pemukulan Oleh Pelanggar Lalin

Indocorners.com|Jakarta, Sebuah video viral merekam insiden mengejutkan yang terjadi di kawasan Jalan DI Panjaitan, samping Tol Pedati, pada Kamis (9/7/2026) malam sekitar pukul 21.15 WIB.

Seorang petugas kepolisian yang sedang dalam perjalanan pulang justru menjadi korban pemukulan oleh seorang pelanggar lalu lintas yang tidak terima ditegur.

Kejadian bermula saat sang polisi melintas di jalur lambat Jalan DI Panjaitan dan mendapati pemandangan yang sangat membahayakan.

Ia melihat begitu banyak pengendara motor yang nekat melawan arus di jalur tersebut.

Dengan sabar, petugas polisi tersebut menghimbau satu per satu para pengendara nakal itu untuk memutar balik dan kembali ke jalur yang benar demi keselamatan bersama.

Di tengah upaya penertiban tersebut, ada satu pengendara motor yang kelakuannya benar-benar menguji kesabaran.

Seorang bapak-bapak yang sedang membonceng istri dan anaknya memilih bersikap bebal.

Meskipun sang polisi sudah memberikan tanda peringatan (memberikan lampu strobo buat penanda), bapak tersebut sama sekali tidak menggubrisnya.

Bukannya berhenti atau putar balik, pelaku justru nekat menambah kecepatan motornya dan semakin menepi ke pinggir jalan raya untuk tetap memaksakan diri melawan arah.

Nahas, ulah nekatnya tersebut berujung petaka.

Ban motornya tergelincir akibat tumpukan pasir di pinggir jalan, membuat ia beserta anak dan istrinya jatuh terpelanting ke aspal.

Kondisi pelaku saat itu sebenarnya sangat memprihatinkan karena ia membahayakan nyawa keluarganya sendiri tanpa perlengkapan keamanan standar.

Selain melawan arah, bapak tersebut terbukti tidak mengenakan helm sama sekali saat membonceng keluarganya.

Bukannya introspeksi diri setelah celaka akibat kelalaiannya sendiri, pria tersebut justru Emosi dan tidak terima saat ditegur oleh sang polisi.

Puncak arogansi terjadi ketika bapak tersebut kehilangan kendali emosi dan nekat memvkul petugas polisi itu berkali-kali.

Keributan panas ini akhirnya baru bisa diredam setelah warga sekitar turun tangan untuk melerai keduanya.

Kejadian ini menjadi cerminan miris buruknya etika berkendara di jalan raya.

Sudah melanggar aturan lalu lintas, membahayakan nyawa anak dan istri tanpa alat keselamatan, serta celaka karena kesalahan sendiri, namun aparat penegak hukum yang berniat baik justru dijadikan samsak pelampiasan Emosi.

Sebuah pelajaran penting tentang pentingnya tertib lalu lintas dan mengendalikan ego demi keselamatan keluarga tercinta.‼️

#trending

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *