Daerah  

Diduga Kegiatan Media Gathering Terkesan Diskriminasi Terhadap Awak Media

filter: 0; fileterIntensity: 0.0; filterMask: 0; module: j; hw-remosaic: 0; touch: (-1.0, -1.0); modeInfo: ; sceneMode: Hdr; cct_value: 0; AI_Scene: (-1, -1); aec_lux: 227.67001; hist255: 0.0; hist252~255: 0.0; hist0~15: 0.0;

Bogor – Indocorners.com – Menyikapi pelaksanaan kegiatan Media Gathering yang berlangsung di kelurahan cibogor kecamatan Bogor tengah kota Bogor, diduga adanya diskriminasi terhadap awak media, dan hal tersebut dapat  dibuktikan , dari lima orang awak media, yang sudah diundang oleh lurah cibogor, untuk meliput kegiatan , dan undangan tersebut, sudah terdaftar , bahkan permintaan lurah, untuk mencantumkan nomor rekening.

Namun setelah dikonfirmasi oleh awak media kepada lurah cibogor, dia menjawab, bahwa undangan tersebut diserahkan kepada pihak PWI, sehingga, lurah lepas tanggung jawab , atas undangan yang sudah disepakati oleh lurah tersebut.

Namun awak media ingin membuktikan dugaan tersebut, ternyata. dugaan tersebut ada benar, karena setelah selesai kegiatan, mereka dari kelompok PWI, langsung bubar, karena dimungkinkan , mereka sudah dikondisikan untuk anggaran liputan tersebut.

Hal ini berbeda dengan wilayah kecamatan Bogor Timur, kegiatan tersebut, cuma dihadiri oleh pihak Diskominfo, tidak ada intervensi dari pihak PWI, hal ini menjadi tanda tanya dikalangan awak media, yang pernah meliput kegiatan Media Gathering tersebut, ada apa. ???

Namun awak media, sempat menanyakan kepada ketua PWI Kota Bogor, bahwa kegiatan tersebut menggunakan anggaran dari pemerintah Kota Bogor,  dari anggaran APBD, namun kenapa kegiatan tersebut hanya untuk kelompok PWI saja, ini jelas ada unsur diskriminasi terhadap awak media.
( Andy )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *