Bogor, Indocorners.Com – Birokrasi sebagai organisasi yang memiliki rantai komando dengan bentuk piramida. Dimana lebih banyak orang berada ditingkat bawah dari pada ditingkat atas, biasanya ditemui pada instansi yang sifatnya sipil maupun militer.
Presiden memangkas aturan di birokrasi yang bertele-tele agar pihaknya bisa memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat.
Namun berbeda sekali dengan kantor Kelurahan Mekarwangi Kecamatan Tanah Sareal Kota Bogor. Kantor tersebut enggan membuka pintunya setelah jam istirahat, sehingga berimbas terhadap pelayanan kepada masyarakat sekitar.
Seperti Hari Kamis 8/9/2022 pintu kantor digembok baik didepan maupun pintu belakang. Karna tak satupun ada pegawai didalam kantor tersebut jam istirahat baik ASN maupun tenaga honorer mereka keluar semua.
Tepat sekitar pukul 1.20 datang tiga orang, dua pegawai honorer dan satu siswi magang datang, satu orang pria membuka pintu kantor dengan kunci.
Tidak berapa lama datang seorang wanita akan mengurus BPJS PBI dikantor Kelurahan Mekarwangi. Namun tak satupun ada ASN dikantor tersebut sehingga wanita yang bernama Dian itu pulang mengurungkan niatnya.
Menurut keterangan masyarakat sekitar yang namanya berinisial M menjelaskan kepada IC, sudah sering kantor Kelurahan ini kalu istirahat digembok. Sehingga masyarakat yang membutuhkan pelayan berdiri didepan pintu hingga pukul 1.30 menunggu untuk dibuka.
Ketika berita pertama 11/9/2022 telah dinaikan di Indocorners.com (IC), Sahib selaku Camat Tanah Sareal Kota Bogor menjelaskan via Whatsapp, “terima kasih infonya jadi bahan koreksi”. (Yan)











