Video Mesum Tersebar, Masyarakat Tuntut Walinagari Mundur

Daerah, Hukum, Sumbar332 Dilihat

Indocorners.com | Video Asusila Walinagari Paninjauan tersebar luas membuat geram masyarakat Nagari Paninjauan Kecamatan X Koto Diatas Kabupaten Solok Sumatera Barat lakukan aksi demo.

Dalam aksi yang dilakukan tersebut, masyarakat menuntut agar Walinagari Paninjauan aktif untuk segera mundur dari jabatannya, karena dinilai sudah melakukan perbuatan asusila dan telah mencoreng nama baik nagari. Selasa (24/05/2022) dikantor Walinagari Paninjauan.

Oknum Walinagari Paninjauan, membenarkan kalau dirinya telah melakukan perbuatan asusila tersebut dengan seorang wanita yang dalam kesehariannya bekerja sebagai pegawai harian pada kantor Koperasi Unit Desa (KUD) di Nagari Paninjauan.

Perbuatan asusila tersebut diduga dilakukan oleh Walinagari Paninjauan bersama dengan wanita yang berinisial TE (33 tahun) pada pertengahan tahun 2019 lalu dirumah orang tua nya (Kangkociak Nagari Paninjauan).

Diduga, video mesum yang berdurasi selama 2 menit 47 detik tersebut diambil langsung melalui video pribadi oknum Walinagari Paninjauan dan beredar bebas pada awal tahun 2022.

Terkait perbuatan asusila yang dilakukan oleh oknum Walinagari Paninggahan, Perwakilan dari Bundo kanduang Nagari Paninggahan Emi mengatakan, bahwa masyarakat tidak lagi menginginkan Walinagari disana untuk melakukan aktivitas sebagai Walinagari dan meminta agar Bupati Solok untuk menonaktifkan.

“Sebagai perwakilan dari Bundo Kanduang, Saya meminta agar Walinagari Paninjauan sesegera mungkin untuk dinonaktifkan,” ucap Emi.

Sementara Wakil Ketua Kerapatan Adat Nagari (KAN) yang juga merupakan tokoh agama di Nagari Paninjauan Jamanir Imam Marajo, menegaskan, Tindakan asusila yang sudah dilakukan oleh oknum Walinagari Paninjauan sudah mencoreng nama baik nagari dan masyarakat menginginkan oknum Walinagari tersebut untuk keluar dari Nagari Paninjauan serta tidak usah lagi untuk mengikuti kegiatan apapun yang berkaitan dengan pemerintahan nagari.

“Kami mewakili tokoh masyarakat tidak menginginkannya lagi dan meminta agar Walinagari segera untuk meninggalkan jabatan,” tegasnya.

Adapun alat peraga yang digunakan oleh peserta aksi demo tersebut sebuah spanduk yang bertuliskan “Kami masyarakat Nagari Paninjauan memohon kepada bapak Bupati Kabupaten Solok agar memberhentikan saudara Darsel ilyas sebagai Wali Nagari Paninjauan dikarenakan telah terbukti melakukan perbuatan asusila”.(pic)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *