Indocorners.com|Lima Puluh Kota – Fenomena alam berupa sinkhole atau tanah amblas terjadi di areal persawahan warga Nagari Situjuah Batua, Kecamatan Situjuah Limo Nagari, Kabupaten Lima Puluh Kota. Air yang sebelumnya berwarna kecoklatan di dalam lubang besar tersebut kini berubah menjadi biru menyerupai telaga, Senin (5/1/2026).
Seiring perubahan warna, volume air di dalam lubang juga terus meningkat hingga setara dengan permukaan sawah warga dan mulai mengalir ke lahan pertanian sekitar. Kondisi ini memicu kekhawatiran akan potensi amblasan lanjutan.
Peristiwa sinkhole pertama kali diketahui pada Minggu (4/1/2026) sekitar pukul 11.00 WIB. Seorang warga, Mak Etek Uwid, mendengar suara gemuruh keras sebelum tanah di sawah tersebut amblas dan membentuk lubang besar.
Dari sudut pandang geologi menilai, kejadian ini merupakan proses alamiah akibat runtuhnya rongga bawah tanah pada wilayah dengan sistem air bawah tanah aktif, terutama di kawasan batuan kapur. Perubahan warna air menjadi biru disebut sebagai indikasi keluarnya air dari akuifer dalam yang relatif jernih dan minim endapan lumpur.
Meningkatnya volume air menunjukkan lubang tersebut masih terhubung dengan sistem air bawah tanah yang aktif dan belum sepenuhnya stabil. Kondisi ini berpotensi memicu perluasan sinkhole dan amblasan susulan di sekitar lokasi.
Masyarakat diimbau untuk tidak mendekati area sinkhole dan meningkatkan kewaspadaan. Pemerintah daerah diharapkan segera melakukan kajian geologi serta langkah mitigasi guna memastikan keselamatan warga dan mencegah dampak yang lebih luas.*”











