Bogor. Indocorners.com – pembuatan sumur bor yang dilaksanankan di Kp. Rawasari RT.003/004 Desa Candali Kecamatan RancaBungur Kabupaten Bogor, di duga dimark up oleh kepala Desa Candali yaitu Mad Yani.
Karna, Jenis kegiatan, Pembangunan Sumur Bor, Volume satu Unit, Lokasi, Kp. Rawasari RT.003/004, Sumber Dana, Dana Desa Tahap tiga, Tahun Anggaran 2023, Jumlah, Rp.26.500.000, + Pajak, Pelaksana TPK dan masyarakat, Lama Pekerjaan, kosong hanya Hari Kalender.
Biaya pembuatan sumur bor menurut laman Detikcom Tahun 2023 di wilayah Jabodetabek, Paket pembuatan sumur bor per meter (standar). Kedalaman sumur bor 20 meter Rp.5.000.000. Kedalaman sumur bor 30 meter Rp.6.500.000. Kedalaman sumur bor 40 meter Rp.8.000.000. Kedalaman sumur bor 50 meter Rp.14.000.000. Kedalaman sumur bor 60 meter RP.18.000.000.
Menurut keterangan masyarakat yang tidak mau ditulis namanya menjelaskan pembuatan sumur bor di tempatnya hanya 35 meter, jadi kita indikasikan mustahil biaya pembuatan sumur bor yang tertera diplang baner Rp.26.500.000, untuk ke dalaman 35 meter.
Setelah IC melakukan investigasi ke lokasi pembuatan sumur bor pada Hari Jum’at pagi sekitar pukul 09.40, 15 Desember 2023 sumur bor sudah selesai namun belum mengalir airnya.
Ketika IC bertandang ke kantor Desa Candali untuk konfirmasi kepada Mad Yani selaku kepala Desa tidak ada ditempat. Di konfirmasi lewat Whatsaap contreng dua namun tidak dibalas, di telpon beberapa kali melalui Whatsaap baik Hari sabtu dan Ahad 16-17-12- 2023 ternyata Handphone nya tidak aktiv lagi.
Diharapkan kepada pihak Aparat Penegak Hukum (APH) Kabupaten Bogor agar segera memanggil Mad Yani selaku kepala Desa Candali untuk diperiksa mengenai dugaan mark up pembuatan sumur bor tersebut. (Yan)










