oleh

Heboh,Informasi dari WAG telah terjadi tindakan main hakim Terhadap Warga Turawan 

Sumbar – Indocorners.com | Dari WAG di peroleh keterangan salah seorang keluarga korban tindakan main hakim sendiri yang mengakibatkan korban meninggal dunia,tidak terima dan menuntut agar pelaku di hukum setimpal dan seberat-beratnya.korban adalah warga turawan, kecamatan rambatan,kabupaten tanah datar.

“Batin ambo indak manarimo atas maningganyo Adinda Riky putra asli Turawan lll koto kec Rambatan dek ulah tangan2 nan main hakim sendiri.Riky adolah salah satu pembina GRIB sumbar.” Tulisnya senin 15 maret 2021

Dari informasi yang berhasil di kumpulkan fihak Kepolisian telah mengamankan sejumlah orang diduga terlibat aksi pengeroyokan di Nagari Guguk, Kecamatan 2×11 Enam Lingkung, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatra Barat (Sumbar). Pengeroyokan ini membuat seorang pria meninggal dunia dan seorang lagi kritis.

Aksi main hakim sendiri ini berawal dari sorakan maling yang dilakukan orang tak dikenal terhadap korban diketahui bernama Riki Ari Nofrizal dan Syahril.

Di duga aksi pengeroyokan ini dilakukan lebih dari 10 orang. Sedangkan massa yang datang dari masyarakat setempat melihat kejadian ketika itu mencapai 100 orang.

“Massa melihat ada sekitar 100 orang, yang memukul lebih dari 10 orang. Tapi orang yang tidak dikenal pertama kali menyoraki korban maling masih kami buru, begitupun mencari tau motifnya menyoraki maling,” kata Kapolsek 2×11 Enam Lingkung, AKP Nasirwan ,senin 15 maret 2021

Dipastikan kedua korban tidak melakukan aksi pencurian. Korban diketahui dalam perjalanan menuju Kota Bukittinggi mengunakan minibus Toyota Avanza BA 1148 LH.dari keterangan nusirwan

“Minibus ini dikemudikan oleh korban Riki. Sekira pukul 21.00 WIB, tepatnya di salah satu warung penyiaram di Korong Titian Panjang, Kayu Tanam, mobil korban diteriaki maling oleh orang tidak dikenal,” imbuhnya.

Baca Juga  Kadislitbangad Tinjau Rekayasa Robot Tembak Reaksi

Saat ini sejumlah orang yang diduga pelaku pengeroyokan sudah diamankan, sedang diperiksa dan dimintai keterangannya. Mereka ini warga setempat yang diduga ikut melakukan pengeroyokan tersebut,” pungkasnya. (rel)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed