oleh

DLH Agam Lalai, Sampah Menumpuk di Pakan Kamih 

-Daerah, Sumbar-515 Dilihat

Agam, Indocorner.com –

Sampah menumpuk di sejumlah tempat termasuk di pasar Pakan kamih ,hal ini sangat menggangu dan meresahkan pedagang dan warga ini terjadi karena DKP Agam tidak konsisten dalam menjemput sampah di pasar tersebut dan kejadian ini sering berulang bila tidak direspon dengan serius mengakibatkan bau tidak sedap dan dampak lainnya yang sangat membahayakan bagi lingkungan sekitar termasuk manusia itu sendiri , ketika tim datang atas informasi warga terlihat pengelola pasar berjibaku membersihkan sampah yang dibuang tidak pada tempatnya pada Sabtu (10/02/24)

 

Menumpuknya sampah disertai busuk karena aparat dari DKP kabupaten agam tidak konsisten karena tidak rutin melakukan penjemputan yang berakibat menumpuknya sampah melebihi kapasitas .

 

” Walau terasa berat tugas DKP, Sampah seyogyanya dijemput setiap hari pasar 8 kali dalam sebulan karena pasar beroperasi dua kali dalam seminggu dan ini sudah berlangsung lama” Ucap pengurus pasar penuh harap.

 

Kalau sampah dari pedagang sendiri sebenarnya paling banyak satu mobil ” pick up ” sudah selesai teratasi, namun karena warga sekitar ikut membuang membuat pengurus pasar kewalahan

 

pengurus pasar menyatakan terjadinya penumpukan pasar ini sudah berlangsung lama bukan saja terjadi pada saat ini saja seharusnya sudah menjadi perhatian yang serius bagi pemerintah, dalam hal ini DKP Agam ucapnya dengan penuh tegas

 

 

Terlihat langsung pengurus pasar membersihkan sampah berserakan yang dibuang tidak pada tempatnya meskipun itu bukan merupakan tugas dan tanggung jawab Kami, demi supaya pedagang masih bisa berjualan.

 

selanjutnya, bila penjemputan DKP kurang dari 8 kali dalam sebulan mengakibatkan sampah itu akan menumpuk sehingga pedagang akan dirugikan karena tidak mendapatkan tempat untuk berjualan karena terganggu oleh tumpukan sampah mau tidak mau mesti kami bersihkan sendiri.tuturnya

Baca Juga  Menjadi Salah Satu Tujuan Wisatawan, Pemkab Tanah Datar Dukung Pengawasan Orang Asing 

 

Seorang warga sangat menyesalkan DKP tidak menjemput sampah sesuai jadwal ditambah lagi peranan dan fungsi aparat yang tidak tegas dalam memberikan sangai termasuk Sosialisasi , edukasi betapa pentingnya menjaga kebersihan lingkungan .

 

warga berharap pemerintah menyediakan bank sampah disetiap jorong atau gabungan dari jorong sehingga mendorong kesadaran dan tanggung jawab masyarakat menjaga lingkungannya.

 

Persoalan ini mestinya pemerintah dan lembaga masyarakat lainnya turun tangan memberikan contoh keteladanan betapa sampah sangat meresahkan.

 

Dalam pengelolaan permasalahan sampah namun berada pada masyarakat itu sendiri yang tidak menaati peraturan. Selain itu, perlu dilakukan edukasi kepada masyarakat tentang daur ulang dan pengurangan sampah. DKP juga perlu meningkatkan kinerja TPA sampah untuk mengelola sampah dengan lebih efisien, diantaranya mendaur ulang dan pengurangan sampah.

 

Pengurus membersihkan sampah berserakan dari pukul 8 pagi hingga 11 siang wib

 

Yaman

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *