Dharmasraya.Indocorners.com
PT Andalas Wahana Berjaya (PT AWB) memperkuat komitmennya dalam menjaga kelestarian lingkungan melalui sosialisasi pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kegiatan ini sekaligus menjadi upaya perusahaan mengajak masyarakat meningkatkan kepedulian terhadap keberadaan hutan konservasi dan kelangsungan habitat satwa.
Sosialisasi berlangsung di Aula Nagari Koto Padang, Rabu (4/11/2026), dengan melibatkan berbagai unsur pemerintah, aparat keamanan, pemerintahan nagari, tokoh adat, serta masyarakat di Kabupaten Dharmasraya.
Pimpinan Senior Plantation PT AWB, Soleh Mahmuddi, didampingi Humas PT AWB, Peri Satria, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari kepedulian perusahaan terhadap lingkungan. Menurutnya, pencegahan karhutla membutuhkan kesadaran dan keterlibatan seluruh lapisan masyarakat.
Ia menegaskan, menjaga kelestarian hutan tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah maupun perusahaan. Masyarakat juga memiliki peran penting karena dampak kebakaran hutan dapat dirasakan secara luas.
“Kami ingin membangun pemahaman bahwa menjaga hutan dan lingkungan bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi harus menjadi kebiasaan dan komitmen bersama,” ujar Soleh.
Menurutnya, kebakaran hutan tidak hanya mengakibatkan kerusakan vegetasi, tetapi juga mengancam kehidupan satwa liar, mengganggu kesehatan manusia, serta merusak keseimbangan ekosistem.
Selain itu, hutan konservasi memiliki fungsi penting dalam menjaga keberadaan flora dan fauna, ketersediaan air, serta kualitas lingkungan bagi masyarakat di sekitarnya.
Karena itu, Soleh mengingatkan masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Terlebih, ketika cuaca kering dan angin kencang, api berpotensi menyebar dengan cepat dan sulit dikendalikan.
“Satu titik api bisa menimbulkan dampak yang luas. Jangan sampai tindakan membakar lahan yang dianggap sederhana justru menyebabkan kebakaran besar dan merugikan banyak pihak,” katanya.
PT AWB juga menilai komunikasi dan koordinasi lintas sektor sebagai bagian penting dalam mengantisipasi karhutla. Perusahaan berharap masyarakat, pemerintah nagari, aparat keamanan, dan instansi terkait dapat saling memberikan informasi apabila ditemukan potensi kebakaran.
Kegiatan tersebut dihadiri perwakilan Polsek Koto Baru, Camat Koto Baru, Wali Nagari Sikabau, Wali Nagari Tabing Tinggi, Wali Nagari Koto Padang, Wali Nagari Gunung Medan, Danramil Koto Baru, ninik mamak, kepala jorong, masyarakat, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Pertanian, serta unsur pemerintah daerah lainnya.
Melalui sosialisasi ini, PT AWB berharap kesadaran menjaga lingkungan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Masyarakat diharapkan tidak melakukan pembakaran lahan dan segera melaporkan apabila menemukan indikasi kebakaran.
Bagi perusahaan, menjaga hutan bukan hanya persoalan melindungi lingkungan saat ini, tetapi juga merupakan upaya memastikan generasi mendatang tetap menikmati alam yang sehat dan lestari.( yr )





